Subjek Intelek
- Dakwah (1)
- IKRAR (1)
- Ilmu/Kongsi (6)
- Manifestasi Kami (1)
- Motivasi (2)
- Other (2)
- Puisi (3)
- TENTANG KAMI (1)
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Monday, 7 November 2011
Friday, 8 July 2011
Tahta Yang Dilepaskan
Disuatu ketika,
daku bersama teman dan seisinya,
menuggu sasa-saat amanah bertukar ganti,
waktu itu...aku melihat rkan-rakan yang lainnya,
sedang berjabat salam,
meneruskan akad keberatan,
menjadi pilihan singgahsana,
yang tidak disangka-sangka,
ada jiwa-jiwa yang dulunya menangisi hadiah itu,
dan ada juga yang berbunga riang,
kerna aku...telah tercipta untuk itu...
Aku kini,
sudah menjadi salah seorang pemilik kerajaan ini,
amanah yang dipikul semakin berat,
semakin hebat dan terus menghantui jiwa-jiwa,
melaksanakannya bukan selantang kata-kata,
memilikinya pula bukan untuk mendabik dada,
atau mengejar pangkat dan nama,
tetapi...apa yang dipikul sudah menjadi ijtihad,
malah sudah membuka tirai cahaya keakraban...
Kini detik ini,
semakin bermula,
tangan yang dulunya menggenggam secebis mutiara,
terpaksa aku lepaskan,
menunggu saat-saat loceng berbunyi,
maka hadiah itu menarik nafas laju,
membuka diari baru,
maka aku menutup gerbang,
singgahsana pengorbananku...
Hati aku semakin tawar,
semakin sebak menangis rasa.
pintu itu ku pandang semakin luas terbuka,
untuk aku keluar,
dan terus...memadamkan nama,
tetapi...sedarlah,
ukhwah kita tidak terhenti disini,
memori yang tercipta,
akan ku kunci didalam kuntuman bunga,
dan juga kan diukir didalam bingkai epilog kaseh kita...
hasil nukilan:
siti nur bealqees binti lokmaN
(putri_mustion21@yahoo.com)
khas untuk kawan-kawan asasi...
''HARI PEMBUBARAN PERSIS''
daku bersama teman dan seisinya,
menuggu sasa-saat amanah bertukar ganti,
waktu itu...aku melihat rkan-rakan yang lainnya,
sedang berjabat salam,
meneruskan akad keberatan,
menjadi pilihan singgahsana,
yang tidak disangka-sangka,
ada jiwa-jiwa yang dulunya menangisi hadiah itu,
dan ada juga yang berbunga riang,
kerna aku...telah tercipta untuk itu...
Aku kini,
sudah menjadi salah seorang pemilik kerajaan ini,
amanah yang dipikul semakin berat,
semakin hebat dan terus menghantui jiwa-jiwa,
melaksanakannya bukan selantang kata-kata,
memilikinya pula bukan untuk mendabik dada,
atau mengejar pangkat dan nama,
tetapi...apa yang dipikul sudah menjadi ijtihad,
malah sudah membuka tirai cahaya keakraban...
Kini detik ini,
semakin bermula,
tangan yang dulunya menggenggam secebis mutiara,
terpaksa aku lepaskan,
menunggu saat-saat loceng berbunyi,
maka hadiah itu menarik nafas laju,
membuka diari baru,
maka aku menutup gerbang,
singgahsana pengorbananku...
Hati aku semakin tawar,
semakin sebak menangis rasa.
pintu itu ku pandang semakin luas terbuka,
untuk aku keluar,
dan terus...memadamkan nama,
tetapi...sedarlah,
ukhwah kita tidak terhenti disini,
memori yang tercipta,
akan ku kunci didalam kuntuman bunga,
dan juga kan diukir didalam bingkai epilog kaseh kita...
hasil nukilan:
siti nur bealqees binti lokmaN
(putri_mustion21@yahoo.com)
khas untuk kawan-kawan asasi...
''HARI PEMBUBARAN PERSIS''
palestin...bila engkau akan sepi???
Paletin...
bumimu diuji lagi,
dengan percikan pekatan merah,
kedengaran sorak dan teriakan,
anak-anak...mencari ibu bapanya,
hilang entah kemana,
hadiah butir-butir peluru,
dan berdozen-dozen bom,
dari manusia tidak berotak,
Zionis...LAKHNATULLAH!!!
Palestin...
engkau di kenali sebuah tapak berdarah,
tidak pernah sepi dan lekang,
dari nyanyian merdu peluru,
senantiasa merentap maruah rakyatmu,
sengsara air mata ibu ayah di keranda Syahid...
yang ditinggalkan bersama,
bukannya gula-gula,
ataupun alatan permainan,
tetapi...teriakan dan percikan peluru,
menjadi parut luka,
duka nestapa...
Palestin...
kami hanya mendengar dan melihat engkau,
dari kata-kata lakonan nista sekutu kuatnYa,
menutup aib Israel durjana,
maka telah terbuka ruas,
ruang memijak bangsa tidak berdosa,
tidak mengenal...tidak mengira siapa,
kanak-kanak...tidak mengerti apa-apa,
wanita...lemah tidak berdaya,
warga emas..sudah habis kekuatannya,
pemuda...gagah menggenggam senjata,
bercerai roh...berkecai jasad,
meratap hiba,
redha akan perancanganNYA,
terkulai layu di pusara janji syahidnya,
Syurga menggamit mereka...
wahai bangsa penjajah dan terlakhnat,
berambus engkau dari bumi bertuah nan terindah,
bumi itu haram bagimu,
sedarlah...tiada tempat yang halal,
bagi bangsa seprtimu...
hasil nukilan:
siti nur bealqees binti lokman
(putri_mustion21@yahoo.com)
I LUV PALETIN


08:29
Usuluddin Multimedia



